Dies Natalis XV – RIUNG MUNGPULUNG MILANGKALA POLTEKKES BANDUNG

(Bandung, 27/03) Setelah banyak berita simpang siur mengenai diadakannya Dies Natalis tahun ini, akhinya acara Dies Natalis Poltekkes Bandung dapat terselenggara walau pelaksaannya harus diundur selama kurang lebih 3 minggu. Waktu pelaksanaan yang seharusnya diselenggarakan pada bulan Februari diundur menjadi tanggal 24-26 Maret 2016. Pengunduran jadwal ini tentu saja menuai protes dari banyak pihak, khususnya mahasiswa dari luar kota.

Waktu pelaksanaan yang bertepatan dengan long weekend, membuat mahasiswa lebih memilih pulang kampung daripada mengikuti acara Dies Natalis. Alhasil, partisipasi dari mahasiswa pun sangat kurang jika dibandingkan dengan Dies Natalis tahun lalu. Endah, selaku ketua pelaksana Dies Natalis mengkonfirmasi perihal pengunduran jadwal tersebut, “Alasan diundurnya diesnatalis tahun ini sebenarnya itu  dari direktoratnya sendiri karena dari pihak kami (BEM) sudah rapat untuk mempersiapkan pelaksanaan Dies Natalis di Bulan Februari, ternyata dari Bulan Februari itu diundur. Nah, karena satu hal lain dari direktorat itu maka Dies Natalis kali ini diundur menjadi Bulan Maret. Kita sebenarnya kaget karena di Bulan Maret kita sudah mulai perkuliahan. Jadi, kita mencari alternatif lain, yaitu dengan melaksanakan Dies Natalis tahun ini pada long weekend”.

              Dies Natalis 2016, dengan tema “Riung Mungpulung Milangkala Poltekkes Bandung” ini merupakan Dies Natalis yang ke 15. Tema Dies Natalis tahun ini memiliki makna ajakan kepada mahasiswa dan seluruh civitas akademika berkumpul bersama untuk merayakan hari jadi Poltekkes Bandung.

                Tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya, Dies Natalis 2016 dilaksanakan di dua tempat, yaitu Kampus Analis Kesehatan dan Kampus Gizi Politeknik Kesehatan Bandung. Kesepuluh jurusan ikut berpartisipasi dalam acara Dies Natalis 2016 tanpa terkecuali. Perlombaan pun menjadi lebih meriah dengan hadirnya kontingen dari berbagai jurusan dan juga diikuti para staff Poltekkes Bandung. Terbilang favorit, cabang olahraga badminton, futsal, voli, dan basket masih dipertahankan, sedangkan lomba tarik tambang, tenis meja, dan fotografi ditiadakan dan diganti dengan lomba dakwah, mojang-jajaka, dan film dokumenter.

                Penambahan dan penghapusan beberapa lomba pada Dies Natalis tahun ini tidak terlalu berpengaruh terhadap para kontingen lomba. Beberapa mahasiswa mengatakan perlombaan yang ada sudah cukup seru dan asyik. Hanya saja, untuk Dies Natalis tahun depan perlu persiapan yang lebih matang lagi perihal kejelasan jadwal tanding, ketepatan waktu, dan lomba-lomba yang lebih seru dan menantang lagi.

                Ada pertandingan pasti ada pemenang. Berikut daftar pemenang dari setiap cabang olahraga dan perlombaan Dies Natalis 2016:

  1. Voli putra : Keperawatan Bogor
  2. Voli putri : Kebidanan Bogor
  3. Basket putra : Gizi
  4. Basket putri :  Keperawatan Bogor
  5. Futsal putra : Kesehatan Lingkungan
  6. Futsal putri : Kebidanan Bandung
  7. Badminton putra : Staff
  8. Badminton putri :  Analis Kesehatan
  9. Lomba dakwah :  Kebidanan Bogor
  10. English debate : Kebidanan Bandung
  11. Mojang :Kebidanan Bandung
  12. Jajaka :  Gizi
  13. Film dokumenter :  Keperawatan Bogor
  14. Parade : Keperawatan Bandung
  15. Bazar :  Kebidanan Bandung
  16. PMB :  Kebidanan Bogor
  17. Juara umum :   Gizi

Well, Congrats yaa untuk jurusan Gizi yang menjadi juara umum putra dan Kebidanan Bandung yang menjadi juara umum putri Dies Natalis tahun ini, semoga tahun depan jurusan-jurusan lain bisa memperoleh hasil yang lebih memuaskan lagi. (Amanda, Kensa, Rika, Galih)

34763

INDONESIA BEBAS SAMPAH 2020.

BANDUNG (21/02), Diperingati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional, tanggal 21 Februari menyimpan kenangan akan tragedi longsor sampah yang terjadi di Leuwigajah Kota Cimahi pada 2005 silam. Peristiwa yang banyak memakan korban jiwa ini menjadi pendorong akan gagasan dari masyarakat yang memiliki kepedulian lebih terhadap lingkungan.

Tahun ini, Komunitas Pecinta Lingkungan, Laskar Bumi dan Yayasan Gerbang Kusuma, pemilik bank sampah di Cihanjuang, berkolaborasi bersama Mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Komunitas dan Organisasi untuk mengadakan Aksi Gerakan Pungut Sampah yang bertempat di Car Free Day (CFD) Dago. Selain aksi pungut sampah, ada pula Stand hijau yang terdiri atas stand barter plastik yang mana masyarakat dapat menukar 1 kantong trashbag berisi plastik dengan 1 buah tas, ada juga stand kreasi daur ulang sampah dari plastik yang dibina oleh Komunitas Sampah Masyarakat, dan terakhir ada stand penjualan bibit tanaman yang keuntungannya akan disalurkan untuk bank sampah Pusat P4sti milik Politeknik Kesehatan Bandung yang dikelola oleh jurusan Kesehatan Lingkungan.

Acara pungut sampah ini digagas dari bebassampah.id yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia bekerjasama dengan aplikasi android bernama Phiruntrophy.

Perlu diketahui, phiruntrophy merupakan aplikasi mobile sport-tracker yang memungkinkan para pengguna untuk merekam kegiatan olahraga seperti berlari, berjalan dan bersepeda yang setiap 1 KM-nya dikonversikan sejumlah Rp 2000,- sebagai donasi. Pengguna aplikasi dapat memberikan donasi pada isu-isu sosial yang menjadi minat mereka. Uang donasi pun tidak berasal dari kantong pribadi, melainkan dari sponsor. Dengan kata lain, aplikasi ini bersifat mengarahkan uang donasi yang berasal dari sponsor melalui tangan pengguna.

Pada acara aksi ini, tentunya donasi diperuntukkan bagi pengelolaan sampah di Indonesia terutama pengelolaan Bank Sampah. Komunitas dan organisasi yang tergabung dalam aksi hari ini, diantaranya HIMA dan BEM-KM Politeknik Kesehatan Bandung, FORKOMPI, FKMPI, IMATELKI, Pengusaha Kampus, Sampah Masyarakat, Resonansi dan Kuorsa Salman ITB. Kedepannya, diharapkan akan ada lebih banyak lagi masyarakat Indonesia yang peduli akan sampah dan tentunya membuang sampah dengan lebih bijaksana agar tercapai Indonesia bebas sampah tahun 2020.

(Hilda, Afina, Thia, Astri & Amadda F )

 

FAKTA DIBALIK WEBSITE DAN HACK

DSC_0007BANDUNG(12/02) Sudah beredar lama sejak bulan Desember lalu bahwa website Poltekkes Kemenkes Bandung tidak dapat diakses oleh mahasiswa karena mengalami hack. Hingga saat ini website Poltekkes Kemenkes Bandung belum dapat diakses dikarenakan masih dalam proses perbaikan. Banyak pertanyaan muncul dikalangan mahasiswa, mengapa bisa sampai terjadi hack pada website Poltekkes Kemenkes Bandung yang merupakan website resmi institusi? Lalu bagaimana dengan sistem keamanannya?

Ditemui di ruangannya, Bpk. M. Aris Rizqi selaku Kepala Sistem Perencanaan Informasi Poltekkes Bandung meluruskan bahwa sebenarnya sebelum terjadi hack, website sedang dalam masa pembenahan untuk perbaikan dan pembaharuan aplikasi namun dalam masa pembenahan ini ada hacker yang menembus sistem keamanan.

Beliau mengatakan, “Kami sudah melaporkan ke pihak berwajib, namun untuk mencari hacker membutuhkan waktu dan biaya, lebih baik mengurusi sekian banyak data mahasiswa dari pada mengurusi satu orang hacker. Ya, tidak dapat dipungkiri di dunia maya pasti ada saja (pengganggu sistem)(red:hack), jadikan pelajaran saja dan keamanan harus ditingkatkan lagi.”

Saat ditanya mengenai alasan lemahnya sistem keamanan website milik Poltekkes Kemenkes Bandung, beliau memberikan penjelasan mengenai kurangnya SDM bagian IT. “Dulu, tidak ada ahli programmer, jadi ambil (programer)dari luar. Tapi sekarang sudah punya dan ketahuan bahwa sistem keamanannya tipis.” Hal ini pun dibenarkan oleh Bpk. Abdu Latief, selaku bagian IT Politeknik Kesehatan Bandung, Selain masalah keamanan website, teknologi yang dimiliki website Poltekkes Bandung sekarang pun sudah tertinggal zaman karena terakhir diupgrade pada tahun 2012. “Seharusnya setahun sekali diupgrade tapi terbatas masalah perencanaan dan sumber daya manusia.”

Selain Poltekkes Bandung, ada pula 6 Poltekkes lain yang terkena hack dalam kurun waktu yang tidak berjauhan, yaitu Poltekkes Banjarmasin, Poltekkes Banten, Poltekkes Malang, Poltekkes Padang, Poltekkes Pontianak dan Poltekkes Tasikmalaya. Namun dengan hacker yang berbeda-beda.

Sejauh ini, upaya keamanan yang sedang dilakukan adalah pemblokiran untuk identifikasi penyerang, pertahanan peningkatan jaringan dan menunggu proses recovery. Telah dilakukan pula pemisahan aplikasi SIAK dan portal website, fungsinya tentu untuk memperkuat sistem keamanan. Setelah seluruh sistem kembali normal, website akan terbagi bukan lagi terfokus pada www.poltekkesbandung.ac.id, namun akan ada sisi info untuk data mahasiswa dan dosen, dan website khusus SIPENMARU. Selain itu, telah hadir pula website khusus jurusan yang sudah mulai dibenahi sejak tahun 2015. Diantaranya, website Analis Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Gizi, Perawat Bandung, Kebidanan Bandung dan Kebidanan Bogor. Semoga kedepannya tidak ada masalah lagi ya! (Amadda Fadhila, Galih Ardyarofi, Astri Luffiati)

DIES NATALIS XII

Image

Image

Image

Dies natalis merupakan acara Ulang Tahun Poltekkes Kemenkes Bandung yang salah satunya bertujuan untuk mengumpulkan dan mempererat tali silaturahmi semua jurusan yang ada di Poltekkes Kemenkes Bandung baik yang ada di Bandung maupun luar Bandung. Dies natalis tahun ini mengusung tema CEPOT sesuai dengan konsepnya yang modern tradisional dan merupakan singkatan dari Celebrate Poltekkes Kemenkes Bdg’s On 12th. Persiapan yang dilakukan untuk dies natalis tahun ini sangat banyak karena ada beberapa perbedaan dari tahun kemarin, seperti tarik tambang, estafet, debat bahasa Inggris, acara yang dilakukan selama 4 hari, dan bazar dilakukan diluar ruangan. Hari ke-4 merupakan penutup dari acara Dies Natalis dimana saat itu diumumkan para pemenang seluruh lomba. Tahun ini lagi-lagi Keperawatan Bandung meraih juara umum putra karena berhasil membawa 9 piala, sedangkan untuk juara umum putrinya Kebidanan Bandung. Ini kali pertamanya mereka mendapat juara umum karena membawa 6 piala. Selain itu juga Jurusan Farmasi pertama kalinya berhasil membawa 2 piala juara I setelah tahun kemarin mereka tidak mendapat juara dari semua perlombaan dan tahun ini merupakan tahun ke-2 Jurusan Farmasi mengikuti acara Dies Natalis karena Farmasi merupakan jurusan baru di Poltekkes Kemenkes Bandung, para mahasiswa Farmasi menyebutnya sebagai ‘’Si Bungsu’’. Acara Dies Natalis ini diharapkan bisa meningkatkan semangat para mahasiswa agar selalu berusaha untuk mendapatkan apa yang diingin sekaligus merayakan hari jadi Poltekkes Kemenkes Bandung.

Image

Image

EKSPOLDA 2014

         

   Image

     Ekspolda merupakan salah satu kegiatan BEM Poltekkes Kemenkes Bandung untuk mensosialisasikan Poltekkes Kemenkes Bandung ke siswa-siswi SMA. Ekspolda singkatan dari Eksistensi Poltekkes Kemenkes Bandung ke Daerah yang dilakukan bersama alumni SMA-SMA yang ada di Bandung Raya, Sumedang dan Cianjur. Acara ini membahas informasi mengenai Poltekkes Kemenkes Bandung dimulai dari, jurusan-jurusannya, prospek kerjanya, fasilitasnya, tatacara pendaftaran masuk Poltekkes Kemenkes Bandung dan banyak lagi.

Image

 

  ImageImage

         Acara ini dilaksanakan pada saat liburan semester ganjil tahun ini, sehingga mahasiswa-mahasiswa yang ikut serta sangat antusias untuk datang ke SMAnya dulu. Ekspolda tahun ini mengusung tema “Bersama Poltekkes Bandung Bangga Menjadi Abdi Kesehatan” berharap siswa-siswi SMA yang ada di daerah mengetahui Poltekkes kemenkes Bandung merupakan perguruan tinggi negeri dan semakin tertarik masuk Poltekkes. (Nurul/Steril)